Targetonline.id-PALI – Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) untuk menetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025. Acara ini berlangsung di Kantor Kepala Desa Harapan Jaya pada Kamis, 15 Januari 2025.

Hadir mewakili Camat Tanah Abang, Min Ibadika Solihin, SH, membuka kegiatan tersebut dengan menyampaikan pesan dari Camat yang berhalangan hadir karena tugas lain. Dalam sambutannya, ia menjelaskan pentingnya musyawarah ini untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai kriteria pemerintah pusat.

Acara ini juga dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alisabet beserta anggota, perangkat desa, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuka agama. Kepala Desa Harapan Jaya, Meri Yanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini.

“Proses penetapan ini dilakukan secara musyawarah untuk menghindari adanya kesalahpahaman. Kami juga memohon maaf jika ada masyarakat yang belum terakomodasi sebagai penerima BLT,” ujar Meri Yanto.
Ketua BPD, Alisabet, menjelaskan bahwa jumlah penerima BLT tahun 2025 berkurang menjadi 29 orang dibandingkan 40 orang pada tahun sebelumnya. Penurunan ini dilakukan berdasarkan data terbaru dari enam kepala dusun dengan tetap mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan.
Setelah selesai menetapkan daftar KPM BLT DD, kegiatan dilanjutkan dengan survei lokasi pembangunan desa untuk program tahun 2025. Beberapa lokasi yang disurvei meliputi titik pembangunan dermaga, jalan setapak, dan sumur bor.
Min Ibadika Solihin yang turut serta dalam survei tersebut menegaskan pentingnya memastikan lokasi-lokasi pembangunan strategis demi mendukung kesejahteraan masyarakat Harapan Jaya.
Kegiatan ini berjalan lancar dan menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Harapan Jaya dalam mengelola Dana Desa secara transparan dan akuntabel. Musyawarah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Liputan: Hairul/targetonline













Leave a Reply