Pemerintah Dorong Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi di PALI

PALI Targetonline.id — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan melalui berbagai langkah konkret. Salah satunya ditunjukkan melalui Gerakan Tanam Bersama Padi Gogo dan Padi Reguler yang digelar di Ataran Sawah Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Selasa, 29 April 2025.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya percepatan tanam untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumsel Nomor: B-524/RC.010/H.12.8/04/2025 tertanggal 27 April 2025, yang meminta dukungan terhadap percepatan tanam di wilayah Sumatera Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tanah Abang, H. Darmawan, S.H., hadir langsung dan terlibat dalam kegiatan penanaman bersama para petani dan unsur masyarakat. Dalam keterangannya kepada media, ia berharap gerakan tanam ini tidak berhenti pada satu momentum semata.

“Gerakan tanam ini jangan berhenti di satu momentum saja. Kita berharap bisa berlanjut secara berkesinambungan, melibatkan lebih banyak petani, dan tentunya dengan dukungan sarana prasarana yang memadai dari pemerintah,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Tanah Abang siap menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap program pertanian yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.

“Kami percaya, jika semua elemen bergerak bersama, maka swasembada pangan bukan hanya mimpi, tapi akan menjadi kenyataan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumsel, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, Komandan Kodim 0404 Muara Enim, Kepala Perum Bulog Regional Lahat, Kapolsek Tanah Abang, Danramil 0403 Talang Ubi, serta kepala OPD terkait dan para penyuluh pertanian lapangan.

Gerakan tanam ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat desa. (ES) Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY