Pemdes Tanah Abang Jaya Sosialisasikan Perencanaan Desa Adaptif Perubahan Iklim

Foto Sosialisasi Tanggap Bencana Dan Lingkungan Desa Tanah Abang Jaya

PALI Targetonline.id – Pemerintah Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar sosialisasi perencanaan desa adaptif terhadap perubahan iklim, Selasa (29/7/2025), di Kantor Kepala Desa setempat. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Dede Fatima, tenaga ahli Kabupaten PALI, Dinas Lingkungan Hidup ang di wakili Lihan sebagai pemateri. Dalam kegiatan ini dijelaskan bahwa perubahan iklim telah membawa dampak signifikan seperti cuaca ekstrem dan bencana alam yang semakin sering terjadi, sehingga dibutuhkan perencanaan desa yang adaptif.

“Perencanaan desa adaptif terhadap perubahan iklim adalah upaya sistematis untuk mempersiapkan desa menghadapi dampaknya. Ini mencakup identifikasi risiko, penyusunan rencana aksi, serta implementasi tindakan adaptasi yang bertujuan mengurangi kerentanan dan meningkatkan ketahanan desa,” ujar Sekretaris Camat Tanah Abang, Muastar Alaimin, SH, yang hadir mewakili Camat.

Dalam paparannya, Dede Fatima menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam perencanaan tersebut. Menurutnya, pendekatan partisipatif menjadi kunci keberhasilan adaptasi terhadap risiko iklim.

“Semua elemen masyarakat harus terlibat, karena mereka yang paling tahu kondisi lingkungan dan dampak langsung dari perubahan cuaca yang terjadi,” jelas Dede.

Kepala Desa Tanah Abang Jaya, M. Bambang Kerisna, AR., SH, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi acuan dalam penyusunan program desa tahun anggaran 2025 yang lebih berorientasi pada ketahanan lingkungan.

“Kami ingin menyusun program desa yang bukan hanya berbasis pembangunan fisik, tapi juga memperhatikan aspek ketahanan lingkungan, karena bencana akibat perubahan iklim sudah makin sering terjadi,” katanya.

Ia berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan dan memiliki kesiapan menghadapi ancaman bencana iklim yang tidak dapat diprediksi.

Sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam penyusunan Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim (RAAPI) tingkat desa, yang akan didukung melalui alokasi Dana Desa tahun 2025.
Liputan: Red/Target online/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY