Targetonline.id-PALI, 4 Agustus 2025 — Camat Tanah Abang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di beberapa media online yang menyebut adanya laporan resmi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Raja Barat mengenai Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Pemerintah Desa.
Plt Camat Tanah Abang menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan tertulis dari BPD Raja Barat terkait SPJ tersebut.
“Memang pihak BPD Raja Barat pernah datang dan berkoordinasi. Tapi bukan dalam bentuk pelaporan resmi, dan mereka pun tidak menyampaikan surat tertulis ke kami. Kami sudah sarankan agar BPD dan Pemdes jalin komunikasi yang baik. Karena BPD adalah mitra pemerintah desa,” jelasnya saat diwawancarai, Senin (4/8/2025).
Ia juga menyayangkan adanya pemberitaan yang terkesan tidak berimbang dan tidak melakukan konfirmasi lebih dulu kepada pihak kecamatan.
“Kami menghargai kebebasan pers, tapi seharusnya media juga menjalankan tugas secara profesional, melakukan konfirmasi sebelum mempublikasikan informasi agar tidak menyesatkan opini publik,” tegasnya.
Kepala Dinas PMD Kabupaten PALI, Edy Irwan, SE, M.Si., turut membenarkan adanya pertemuan informal antara BPD Raja Barat dan pihaknya, namun menegaskan tidak ada permintaan atau laporan resmi yang disampaikan terkait SPJ.
“Kalau ada dokumen yang memang mereka butuhkan dan berhak untuk mendapatkannya, kami persilakan ajukan permintaan secara tertulis, resmi, dan sesuai aturan yang berlaku,” kata Edy.
Pihak DPMD berencana memanggil Pemerintah Desa dan BPD Raja Barat untuk melakukan klarifikasi bersama guna menghindari kesalahpahaman yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BPD Raja Barat, Ngadimin, membantah telah membuat pernyataan seperti yang dimuat dalam pemberitaan sejumlah media.
“Ada wartawan datang ke rumah mempertanyakan SPJ. Saya tidak bermaksud membuat gaduh, apalagi memecah hubungan antara BPD dan Pemerintah Desa. Saya juga tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan pemerintah desa,” ungkapnya.
Kejadian ini menjadi pelajaran akan pentingnya komunikasi antar-lembaga desa serta perlunya media bersikap profesional dalam menyajikan informasi kepada publik.Red/Targetonline/Hairul













Leave a Reply