Pemerintah Kecamatan Tanah Abang Monitoring Luapan Sungai Lematang di Desa Curup

Foto foto Camat Tanah Abang bersama Kepala Desa Curup dan Babinsa saat Monitoring

PALI Targetonline.id — Pemerintah Kecamatan Tanah Abang melakukan monitoring luapan air Sungai Lematang di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini dilakukan menyusul meningkatnya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan berpotensi menimbulkan banjir.

Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, S.H., M.Si., bersama Kepala Desa Curup, Muhamad Tisar, serta Babinsa setempat. Mereka meninjau sejumlah titik rawan banjir, khususnya kawasan permukiman warga yang berada di bantaran Sungai Lematang.

Camat Tanah Abang Dadang Afriandy mengatakan, monitoring ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah kecamatan dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir akibat luapan sungai. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Tanah Abang mengingatkan kepada seluruh masyarakat, mengingat dalam beberapa hari terakhir intensitas hujan cukup tinggi dan terjadi secara terus-menerus. Kami meminta masyarakat agar waspada dan berhati-hati, terutama yang bertempat tinggal di bantaran sungai yang rawan banjir,” ujar Dadang Afriandy.

Ia menambahkan, luapan air Sungai Lematang dikhawatirkan dapat terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, sehingga kewaspadaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

“Kami khawatir terjadi luapan air yang datang secara mendadak dan tidak terduga. Oleh karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Curup, Muhamad Tisar, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan mengalokasikan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2025 untuk pengadaan sarana penanggulangan banjir.

“Pemerintah Desa Curup telah menganggarkan Anggaran Dana Desa tahun 2025 untuk pengadaan 30 unit perahu. Perahu tersebut sudah kami bagikan kepada warga, dengan ketentuan empat kepala keluarga mendapatkan satu perahu beserta dayungnya,” kata Muhamad Tisar.

Menurutnya, bantuan perahu tersebut diprioritaskan bagi warga yang berada di wilayah rawan banjir dan sangat membutuhkan sarana evakuasi saat banjir terjadi.

“Banjir ini sudah menjadi musim setiap tahun, sehingga kami berupaya melakukan antisipasi sejak dini demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Warga Desa Curup menyambut baik langkah monitoring dan bantuan yang diberikan pemerintah. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan perhatian dari pemerintah kecamatan dan desa.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Tanah Abang yang sudah turun langsung melakukan monitoring dan memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya kami yang tinggal di bantaran sungai. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa atas bantuan perahu yang sangat membantu kami saat banjir,” ujarnya.

Red/Targetonline /Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY