Mahasiswa KKN UIN Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Lewat Pelatihan Bolu Nanas di Desa Suka Menang

MUARA ENIM Targetonline.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang tergabung dalam Kelompok 12 Desa Suka Menang menggelar kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan pengolahan nanas menjadi bolu nanas. Kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi ibu-ibu PKK dengan memanfaatkan potensi lokal desa.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, bertempat di Posko KKN Kelompok 12 Desa Suka Menang. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Suka Menang yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan desa.

Kegiatan pemberdayaan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Reguler UIN Kelompok 12 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Achmad Fadil, M.Pd. Pelatihan dipandu oleh Fitra Oryza, mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 12, yang bertindak sebagai moderator sekaligus mempraktikkan langsung proses pembuatan bolu nanas.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan potensi lokal, khususnya hasil pertanian nanas yang melimpah di desa, agar dapat diolah menjadi produk pangan bernilai tambah. Proses pembuatan bolu nanas dilakukan secara langsung dan interaktif, mulai dari pengenalan bahan, teknik pengolahan adonan, hingga proses pengukusan.

Dosen Pembimbing Lapangan, Achmad Fadil, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat ekonomi kreatif, khususnya bagi perempuan desa, agar mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Ketika ibu-ibu memiliki keterampilan dan penghasilan tambahan, dampaknya akan sangat besar bagi ekonomi rumah tangga dan pembangunan desa,” katanya.

Sementara itu, Fitra Oryza menjelaskan bahwa bolu nanas dipilih karena mudah dibuat dan memiliki peluang pasar yang cukup baik. “Kami ingin memberikan keterampilan yang sederhana namun aplikatif, sehingga ibu-ibu PKK bisa langsung mempraktikkannya sebagai usaha rumahan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pelatihan ini, mahasiswa KKN Reguler UIN Kelompok 12 berharap keterampilan pengolahan bolu nanas dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri, sekaligus menjadi salah satu produk unggulan Desa Suka Menang yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

Rilis, ( meisy fabiola ) Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY