Dapur Yayasan Garda Abadi Sriwijaya Gelar Pelatihan Penjamah Makanan di Tanah Abang Jaya

PALI Targetonline.id — Dapur Yayasan Garda Abadi Sriwijaya menggelar pelatihan penjamah makanan bagi pengelola dapur Dangku, dapur Tanah Abang Jaya, dan dapur Gunung Menang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Cahya Indah, Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (8/2/2026).

Pelatihan ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari seluruh dapur mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi penjamah makanan agar pengolahan dan penyajian makanan memenuhi standar kesehatan.

Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten PALI yang diwakili oleh Hengki Hendri, SKM dan Kemari Baharudin, SKM., MKM. Hadir pula Ketua Mitra MBG, Dapur Yayasan Garda Abadi Sriwijaya Kecamatan Tanah Abang, Risky Normmarija Kenedy, S.Tr., Kes, yang memfasilitasi langsung jalannya kegiatan pelatihan.

Ketua Mitra MBG SPPG Kecamatan Tanah Abang, Rizky Normmarija Kenedy, S.Tr., Kes, mengatakan pelatihan penjamah makanan merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh seluruh penyaji makanan di dapur MBG. “Pelatihan ini wajib diikuti agar seluruh penjamah makanan di dapur MBG lebih terjamin kebersihan dan keamanannya, serta sesuai dengan standar kesehatan dan SOP dari Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi penjamah makanan di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat utama untuk mendapatkan sertifikasi penjamah makanan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Hengki Hendri, SKM, menyampaikan bahwa pemahaman tentang sanitasi, higiene, dan keamanan pangan menjadi kunci utama dalam mencegah risiko penyakit akibat makanan. “Penjamah makanan harus memahami cara pengolahan yang benar agar makanan yang disajikan aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sebelum memasuki sesi materi, seluruh peserta terlebih dahulu diberikan soal pre-test untuk mengukur pengetahuan awal terkait penjamahan makanan. Selanjutnya, materi pelatihan disampaikan oleh Hengki Hendri, SKM dan Kemari Baharudin, SKM., MKM, yang membahas standar kesehatan, kebersihan dapur, serta prosedur penanganan makanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh penjamah makanan di dapur MBG dapat menerapkan standar kesehatan secara konsisten demi mendukung program pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten PALI

Red/Targetonline /Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY