Pemkab PALI Berkomitmen Aktifkan Kembali 40.499 Peserta JKN–BPJS Masyarakat Miskin

PALI Targetonline.id — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menegaskan komitmennya untuk mengaktifkan kembali sebanyak 40.499 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)–BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, di hadapan massa aksi damai yang tergabung dalam Masyarakat Peduli PALI saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD PALI, Senin (19/1/2026).

Pernyataan itu disampaikan dengan didampingi pimpinan dan anggota DPRD PALI, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Forkopimda Kabupaten PALI. Selain disampaikan secara lisan, komitmen tersebut juga dituangkan dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD.

Dalam kesepakatan tersebut disepakati bahwa dalam waktu 10 hari kerja, Pemkab PALI bersama DPRD akan mengaktifkan kembali kepesertaan JKN–BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu di Kabupaten PALI.

“Mudah-mudahan dalam waktu singkat, tidak sampai 10 hari ke depan, sesuai instruksi Bapak Bupati, peserta BPJS tersebut sudah dapat diaktifkan,” ujar Iwan Tuaji.

Iwan menegaskan bahwa tidak ada pemangkasan anggaran iuran BPJS Kesehatan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab PALI adalah verifikasi data kepesertaan agar penerima manfaat JKN–BPJS Kesehatan benar-benar tepat sasaran.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemkab PALI berharap kepesertaan BPJS Kesehatan yang dibiayai melalui APBD, khususnya skema PBPU, sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap BPJS ini betul-betul tepat sasaran, sambil kami melakukan verifikasi terhadap kepesertaan BPJS PBPU yang bersumber dari APBD PALI,” jelasnya.

Meski proses verifikasi masih berlangsung, Pemkab PALI meminta agar kepesertaan BPJS Kesehatan tetap diaktifkan terlebih dahulu, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

“Dan hari ini kita minta BPJS untuk mengaktifkan dulu, sambil kita memverifikasi, karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan layanan BPJS,” tegas Iwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa BPJS Kesehatan telah menyatakan kesediaannya untuk mengaktifkan kembali kepesertaan tersebut. Kesepakatan itu dicapai dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, SH.

“Tadi, Alhamdulillah, rapat yang dipimpin Ketua DPRD sudah ada titik temu, dan BPJS bersedia mengaktifkan kembali,” pungkasnya.

Iwan Tuaji menegaskan bahwa persoalan BPJS Kesehatan di Kabupaten PALI telah diselesaikan dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Jadi udah clear, tidak ada masalah,” tegasnya.

Red/Targetonline /Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY