PALI Targetonline.id – Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Polsek Penukal Abab terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan melakukan monitoring debit dan volume kedalaman air disejumlah sungai utama, Rabu (4/2/2026) pagi.
Kegiatan monitoring tersebut difokuskan pada Sungai Sebagut dan Sungai Penukal di Kecamatan Penukal, serta Sungai Abab di Kecamatan Abab, yang selama ini menjadi wilayah rawan luapan air saat intensitas hujan meningkat.
Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H. menjelaskan bahwa pemantauan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB atas perintah pimpinan, dengan melibatkan personel Polsek Penukal Abab guna memastikan kondisi debit air di wilayah bantaran sungai tetap dalam status aman.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, saat ini belum terdapat desa maupun fasilitas pendidikan yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Sebagut, Sungai Penukal, maupun Sungai Abab,”ungkap AKP Dedy Kurnia.
Adapun desa-desa yang menjadi fokus pemantauan meliputi empat desa di bantaran Sungai Sebagut, tiga desa di bantaran Sungai Penukal, serta dua desa di bantaran Sungai Abab. Seluruhnya masih berada dalam kondisi aman, meski debit air terpantau mengalami kenaikan secara bertahap.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab, menegaskan bahwa jajaran Polres PALI mengedepankan langkah deteksi dini dan pencegahan guna meminimalisir risiko bencana bagi masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi jauh sebelum itu. Monitoring debit air ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kami dalam melindungi keselamatan masyarakat. Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait,”tegas Kapolres PALI sebagaimana disampaikan AKP Dedy Kurnia.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta segera melapor kepada aparat kepolisian atau pemerintah setempat apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan.
“Kita memastikan kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan,seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Penukal dan Abab namun hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali,”pungkasnya.Red/Targetonline/Hairul













Leave a Reply