PALI Targetonline.id – Kabut asap akibat kebakaran lahan di wilayah Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), khususnya Desa Tempirai, terpantau semakin tebal sejak Jumat (4/9/2026).
Untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, Tim Gerak Cepat (TGC) dan PSC 119 Puskesmas Tempirai rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hingga ke lokasi lahan warga yang mengalami kebakaran.
Kegiatan tersebut difokuskan di Desa Tempirai Timur, terutama di titik kebakaran lahan dengan luas kurang lebih empat hektare.
“Hari ini kami kerahkan Tim TGC dan PSC 119 turun ke lapangan. Kami melakukan screening kesehatan, terutama masyarakat yang berada di lokasi kebakaran dan terdampak langsung kabut asap tebal,” ujar Kepala Puskesmas Tempirai dr. Ade Juliastri melalui Ketua Tim TGC dan PSC 119, Gusti Randa, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan selama dua hari terakhir, ditemukan sejumlah warga yang mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, pilek, iritasi mata hingga sesak napas ringan.
“Semua pasien yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan dan obat secara gratis,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker kepada warga serta memberikan edukasi mengenai langkah pencegahan dampak kabut asap.
“Kami mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan segera berobat apabila keluhan kesehatan semakin berat. Posko kesehatan kami buka 24 jam,” katanya.
Ia menambahkan, Puskesmas Tempirai terus berkoordinasi dengan BPBD, pihak kecamatan serta pemerintah desa dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat terdampak.
Jika kualitas udara semakin memburuk, pihaknya siap menambah jadwal pelayanan kesehatan keliling untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami imbau warga tetap tenang, tetapi tetap waspada. Gunakan masker saat keluar rumah. Kesehatan adalah prioritas. Jika ada keluhan, segera lapor ke posko atau datang langsung ke Puskesmas,” tutupnya.
Sementara itu, Hirma (56), salah seorang warga yang berada di sekitar lahan terbakar, mengaku terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Puskesmas Tempirai.
“Asapnya sangat pekat. Kami di lahan kebakaran sembari memadamkan api merasakan sesak dan batuk. Terima kasih kepada tim TGC dan PSC 119 yang sudah datang memeriksa sampai ke lahan kebakaran dan memberikan obat gratis,” ungkapnya. [Aang]Red/Targetonline/Hairul












Leave a Reply