Warga Desa Raja Barat Keluhkan Lambatnya Penanganan Listrik Padam oleh PLN PALI

PALI, Targetonline.id – Warga Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengeluhkan lambatnya penanganan pemadaman listrik oleh pihak PLN. Pemadaman terjadi sejak Jumat malam, 4 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIB, dan hingga Sabtu malam belum juga pulih.

Warga merasa dirugikan akibat matinya aliran listrik secara mendadak dan belum adanya kejelasan waktu perbaikan. Sejumlah warga bahkan mempertanyakan kesiapan dan ketersediaan peralatan milik PLN dalam menangani gangguan seperti ini.

“Apakah PLN di Kabupaten PALI ini tidak punya cadangan alat berat seperti trapo atau mobil kren untuk menangani kerusakan dengan cepat?” keluh Rudi, salah satu warga Desa Raja Barat, Sabtu (5/7).

Keluhan juga disampaikan Adi, pemilik warung yang menjual es krim di desa tersebut. Ia mengaku mengalami kerugian akibat matinya listrik dalam waktu yang lama.

“Listrik sudah mati dari semalam sampai sekarang belum nyala. Es krim yang baru datang semua cair dan tidak ada yang beli. Kami merasa sangat dirugikan,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Asbun, perwakilan dari PLN Cabang Tanah Abang, menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat sambaran petir yang mengenai gardu induk saat hujan lebat pada Jumat malam.

“Penyebab padamnya listrik di Desa Raja Barat karena gardu induk yang mengaliri listrik ke wilayah tersebut disambar petir saat hujan deras semalam,” tulis Asbun dalam pesan WhatsApp kepada wartawan.

Ia menambahkan, perbaikan sedang dalam proses. Namun karena keterbatasan armada dan peralatan yang masih berada di luar daerah, penanganan membutuhkan waktu.

“Kami sudah koordinasi, dan saat ini mobil kren pembawa trapo baru berangkat dari Lubuk Linggau. Mungkin baru akan sampai di lokasi sekitar pukul 11 malam,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT PLN Cabang PALI terkait kepastian waktu perbaikan maupun langkah antisipasi ke depan.Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY