Targetonline.id-PALI – Kebakaran melanda sebuah warung lontong pecal terkenal milik Agustini di Dusun 2, Desa Raja Barat, kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rabu dini hari (15/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh ledakan sepeda listrik yang sedang diisi daya terlalu lama.
Menurut keterangan Agustini, kejadian bermula ketika ia mendengar suara gemuruh disertai asap tebal dan bau menyengat. “Saat saya sadar warung sudah terbakar, saya langsung berteriak minta tolong. Namun, posisi warung terkunci dari depan, sehingga menyulitkan proses evakuasi,” ujarnya.
Warung tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama bagi Agustini dan keluarganya. Warung itu sebelumnya dikelola oleh almarhumah Lek Gondol, pendiri warung lontong pecal yang legendaris di desa tersebut. Kini usaha itu diteruskan oleh Agustini cucunya,
Hendi, Kepala Desa Raja Barat, yang hadir di lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat mengecas sepeda listrik. “Masyarakat harus berhati-hati. Jangan tinggalkan sepeda listrik saat pengecasan, karena baterainya memiliki kapasitas maksimal sekitar enam jam. Jika melebihi waktu tersebut, risiko kebakaran sangat tinggi,” ujarnya.
Salah seorang penjual sepeda listrik juga menegaskan bahwa baterai sepeda listrik hanya boleh dicas maksimal enam jam. “Kami selalu mengingatkan pembeli tentang hal ini. Namun, sering kali aturan ini diabaikan,” ungkapnya.
Saat berita ini diturunkan, keluarga korban telah mulai memperbaiki warung yang hangus terbakar. “Ini adalah mata pencaharian kami. Kami harus segera memulihkan warung agar bisa kembali berjualan,” kata Agustini penuh harap.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati menggunakan perangkat elektronik, khususnya sepeda listrik. Pengecasan yang terlalu lama, terutama tanpa pengawasan, berpotensi memicu kebakaran yang membahayakan nyawa dan harta benda.
Liputan Tim targetonline Hairul













Leave a Reply