Suara dari Dusun: Musdes Sedupi 2025 Jadi Wadah Aspirasi Warga untuk Pembangunan Tahun 2026

PALI Targetonline.id – Suasana kekeluargaan menyelimuti Balai Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Selasa pagi (8/7/2025). Satu per satu tokoh masyarakat, perangkat desa, dan perwakilan dusun berkumpul untuk mengikuti Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2026.

Musdes bukan sekadar rutinitas tahunan. Bagi warga Desa Sedupi, forum ini adalah momen penting untuk menyampaikan suara dari pelosok dusun—tentang jalan rusak, kebutuhan sarana kesehatan, pendidikan, hingga ruang pertemuan ibu-ibu PKK.

Kepala Desa Sedupi, Amran, tampak serius mendengarkan setiap masukan. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir dan turut serta dalam menyusun arah pembangunan desa untuk tahun depan.

“Kami pemerintah desa mengajak seluruh kepala dusun agar menyampaikan dengan jujur apa yang menjadi kebutuhan warganya. Kalau belum terealisasi tahun lalu, silakan diusulkan kembali, terutama yang berkaitan dengan sarana kesehatan seperti untuk bidan desa, itu prioritas,” ujar Amran penuh harap.

Sementara itu, Armawan, Ketua BPD Desa Sedupi, menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras kepala desa yang telah menyiapkan musyawarah ini secara menyeluruh.

“Terima kasih kepada kades yang sudah memfasilitasi musdes ini dengan baik. Saya juga mengingatkan agar usulan-usulan lama yang belum sempat direalisasikan bisa kembali dimasukkan dalam rencana 2026,” katanya.

Musdes ini turut dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanah Abang, Evi Triani, yang mewakili Camat H. Darmawan, SH. Ia membuka acara dengan penuh hormat.

“Mohon maaf atas ketidakhadiran Pak Camat karena ada hal penting yang tidak bisa ditinggalkan. Dengan mengucap bismillah, acara musyawarah ini resmi saya buka,” ucap Evi saat membuka acara.

Pendamping desa, Jamil, yang hadir mewakili Tenaga Ahli Kabupaten PALI, mengingatkan pentingnya menyusun rencana kerja yang sinkron dengan RPJMDes.

“Rencana kerja ini bukan disusun asal-asalan. Harus mengacu pada RPJMDes yang telah ada. Kami minta agar prioritas benar-benar diperhatikan, dan tim penyusun segera dibentuk pasca-musdes,” jelas Jamil.

Dari enam kepala dusun, beragam usulan disampaikan. Ada yang meminta pembangunan Posyandu, sarana air bersih, perbaikan jalan antar dusun, hingga pengadaan alat untuk kegiatan ibu-ibu PKK. Semuanya dicatat dengan teliti sebagai bahan pertimbangan tim perumus.

Musyawarah berjalan lancar hingga akhir. Semangat gotong royong dan tekad untuk membangun desa yang lebih baik tampak jelas dalam forum hari itu. Musdes bukan hanya soal program dan anggaran, tetapi juga tentang mimpi bersama warga Sedupi menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Liputan:Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY