Pengusaha Kerupuk di Tanah Abang Jaya Harapkan Dukungan Modal dan Akses Pasar dari Pemkab PALI

Tanah Abang Jaya, PALI — Targetonline
Usaha kerupuk rumahan milik Dewi Amir, warga Desa Kampung 4 Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terus bertahan di tengah keterbatasan modal dan fasilitas produksi. Usaha yang telah dijalankan selama lima tahun ini memproduksi berbagai jenis kerupuk, seperti kerupuk sagu, kerupuk ubi, kerupuk jangek, hingga kemplang panggang.

Hasil penelusuran Targetonline memperlihatkan bahwa proses produksi masih dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya. Pemasaran produk juga belum maksimal karena tidak adanya tempat penampungan maupun akses distribusi yang lebih luas.

“Banyak tantangan yang kami hadapi, terutama masalah permodalan dan pemasaran. Ketika musim hujan, proses pengeringan kerupuk terganggu, bahkan bahan baku ubi kadang sulit didapat,” ujar Dewi Amir.

Di Kampung 4 Tanah Abang Jaya terdapat sedikitnya tujuh keluarga yang menggantungkan ekonomi pada usaha pembuatan kerupuk. Namun sampai saat ini mereka belum pernah mendapatkan dukungan permodalan, pembinaan, maupun bantuan peralatan dari dinas terkait seperti Dinas Koperasi atau Disperindag.

“Kami sangat berharap ada perhatian pemerintah untuk memberikan pembinaan serta membantu modal dan peralatan agar usaha kami bisa berkembang, juga membantu mencarikan akses pemasaran,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, SH., M.Si. menyampaikan bahwa pelaku UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus mendapat dukungan pemerintah daerah.

“Kecamatan Tanah Abang sangat mendukung geliat UMKM di desa. Kami siap berkoordinasi dengan OPD terkait, terutama Dinas Koperasi dan Disperindag, agar pelaku usaha seperti Ibu Dewi dan warga lainnya dapat memperoleh pembinaan, bantuan modal, serta fasilitasi pemasaran yang lebih baik,” ujar Dadang.

Sementara itu, Kepala Desa Tanah Abang Jaya M. Bambang Krisna AR menegaskan bahwa pihak desa juga akan mengupayakan dukungan melalui program pemberdayaan masyarakat.

“Kami berkomitmen membantu usaha kerupuk ini agar menjadi ikon produk desa. Pemerintah desa akan mengusulkan bantuan peralatan dan mengupayakan kerja sama pemasaran sehingga kesejahteraan para pelaku UMKM dapat meningkat,” tuturnya.

Para pelaku UMKM di Tanah Abang Jaya berharap langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten PALI dapat segera diwujudkan melalui program yang berpihak pada ekonomi masyarakat kecil, sehingga usaha kerupuk lokal dapat berkembang lebih maju dan kompetitif.

Red/Targetonline/Hairul


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY