Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan Targetonline.id – Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, SH., M.Si, menghadiri kegiatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2025 yang digelar di Pendopo Komplek Pertamina Pendopo, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten PALI dengan tujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah.

Forum tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji, Ketua DPRD H. Ubaidillah, unsur Forkopimda, para camat se-Kabupaten PALI, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Salah satu isu utama yang dibahas adalah penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang pengaturan hiburan orgen tunggal yang kini menjadi perhatian publik.
Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, dalam sambutannya menekankan pentingnya menyeimbangkan antara pelestarian budaya dan penegakan aturan. “Kami memahami bahwa orgen tunggal merupakan bagian dari budaya masyarakat, namun penyelenggaraannya harus tertib dan tidak menimbulkan gangguan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, SH., M.Si menilai forum ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan masyarakat. “Kegiatan ini sangat penting untuk menyatukan persepsi agar kebijakan daerah, termasuk penerapan perda tentang hiburan malam, dapat dilaksanakan dengan baik dan diterima oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam forum ini juga dibahas langkah-langkah antisipasi terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang berpotensi mengganggu situasi keamanan di wilayah Kabupaten PALI. Selain itu, Kesbangpol menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dini terhadap potensi konflik dan gangguan kamtibmas.
Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menyampaikan dukungan penuh terhadap penerapan Perda Nomor 1 Tahun 2025. “Peraturan ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman tanpa menghilangkan nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor, guna menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di seluruh wilayah Kabupaten PALI.
(Red/Targetonline/Hairu)













Leave a Reply