Semangat Kartini di Tengah Gempuran Ekonomi, Lasmini Pilih Tambal Ban Demi Keluarga, Ringankan Beban Suami


PALI, targetonline.id – Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, seorang ibu rumah tangga di Dusun 2 Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, memilih bangkit dan bekerja keras demi membantu perekonomian keluarga. Lasmiana, ibu muda yang sehari-hari membuka jasa tambal ban, isi angin dan ganti Gir, ini menjadi potret nyata perjuangan perempuan masa kini. Penelusuran media targetonline.id pada Senin, 20 April 2026, mendapati aktivitas usaha sederhana itu tetap berjalan dan melayani warga sekitar.

Usaha yang dijalankan Lasmiana memang terbilang sederhana, namun memiliki arti besar bagi keluarganya. Di saat sebagian orang memilih menunggu keadaan membaik, ia justru tidak ingin berpangku tangan. Dengan peralatan seadanya, Lasmiana melayani pengendara yang membutuhkan tambal ban, isi angin, hingga perbaikan ringan kendaraan roda dua.

Menurut Lasmiana, pekerjaan tersebut dilakukan semata-mata untuk meringankan beban suami sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga. Meski pekerjaan itu identik dengan kaum pria, ia tidak pernah merasa rendah diri selama pekerjaan tersebut halal dan bermanfaat.

“Yang penting saya bisa bantu suami dan menambah penghasilan keluarga. Tidak ada pekerjaan yang memalukan selama kita mau berusaha,” ujar Lasmiana saat ditemui media ini.

Semangat juang Lasmiana mendapat perhatian dari Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Abang, Sri Utari Dadang AMKP. Saat melintas di lokasi usaha Lasmiana, ia menyempatkan diri mampir dan memberikan apresiasi atas keteguhan seorang ibu muda yang mampu mandiri di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Sri Utari menilai apa yang dilakukan Lasmiana sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus relevan hingga saat ini. Menurutnya, perempuan modern bukan hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga.

“Di momen Hari Kartini ini, Lasmiana adalah contoh nyata perempuan tangguh. Semangat Kartini hari ini bukan hanya dikenang, tetapi diwujudkan melalui kerja keras, keberanian, dan kemandirian perempuan dalam membantu keluarga,” kata Sri Utari.

Ia berharap semakin banyak perempuan di Kecamatan Tanah Abang yang berani berkarya sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui usaha kecil, keterampilan rumahan, maupun sektor lainnya.

Kisah Lasmiana menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak selalu hadir di panggung besar. Dari bengkel kecil di pinggir jalan, semangat Kartini tetap hidup melalui tangan-tangan kuat para ibu yang tak pernah menyerah demi keluarga.

Red/Targetonline/Hairul


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY