PALI, 17 September 2026 TARGETONLINE.ID – Program Pertanian Mandiri untuk Desa Tanggung atau Permata yang dikembangkan PT Pertamina EP Adera Field di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mulai menunjukkan hasil dalam mendorong produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Program yang dijalankan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi kawasan pertanian yang dikelola masyarakat. Pendampingan dilakukan mulai dari penyediaan bibit, pupuk dan peralatan, pelatihan teknis, pembentukan kelompok tani hingga pengembangan akses pasar.


Salah satu penerima manfaat, Sarbeni, local hero Kelompok Tani Baroka Desa Pengabuan, menilai kehadiran Permata mendorong masyarakat menerapkan pola pertanian yang lebih modern dan produktif.

Program ini juga mendorong pengembangan varietas lokal padi serai yang telah dibudidayakan masyarakat Desa Pengabuan sejak 1991. Hasil panen yang sebelumnya dijual dalam bentuk gabah mentah mulai dikembangkan menjadi beras kemasan dengan merek Mentik, Ngaos dan Padi Serai Original.


Manager Community Involvement and Development (CID) Pertamina Hulu Rokan Regional I, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan program tersebut tidak diarahkan sebagai bantuan yang bersifat seremonial.
“Permata bukan sekadar program bantuan sosial, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Kelompok tani diharapkan bisa berkembang secara mandiri, mempunyai akses pasar dan meningkatkan pendapatan,” ujar Iwan.
Inovasi juga dikembangkan melalui konsep pertanian sirkular. Limbah jerami yang sebelumnya dibakar dimanfaatkan menjadi pakan ternak ruminansia dan difermentasi menjadi biofoam sebagai alternatif wadah ramah lingkungan.

Sementara itu, Kelompok Wanita Tani Selaras Alam mengolah tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi produk minuman herbal instan, seperti wedang cangkring, jahe dan kunyit asam.


Kepala Desa Pengabuan, Supriyanto, menyatakan dukungan pemerintah desa terhadap pengembangan Permata dan berharap program tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi contoh desa mandiri pangan di PALI.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ujang Syayib. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan diperlukan agar inovasi pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pjs Manager Pertamina EP Adera Field Ibnu Affan, Superintendent HSSE Operations Pertamina EP Adera Field Heru Riswanto, serta Senior Officer CID Zona 4 Dedi Zikrian.
Meski masih menghadapi tantangan ketersediaan air saat kemarau, serangan hama dan kepastian pasar, pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu menjadikan sektor pertanian Desa Pengabuan sebagai sumber pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.













Leave a Reply