Targetonline.id-PALI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan banjir di 11 desa di Kecamatan Tanah Abang, Senin, 10 Maret 2025.Beberapa rumah warga Sudah ada terendam air, memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Desa Tanah Abang Selatan menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini dan mengimbau warga untuk tetap berhati-hati. “Saya mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Tanah Abang khusnya Tanah Abang Selatan yang terdampak banjir untuk selalu waspada dan berhati-hati, mengingat curah hujan yang masih tinggi bisa menyebabkan banjir susulan,” ujarnya.

Banjir ini diduga disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan sungai di sekitar wilayah tersebut meluap. Air yang merendam pemukiman warga tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berisiko menimbulkan berbagai penyakit akibat kondisi lingkungan yang memburuk.
Sebagai bentuk kepedulian, Ahmad Sartono Siap siaga Bersama Aparatur pemerintah Desa lainya di kantor kepala desa guna monitoring debit air dan menyatakan bahwa dirinya telah melaporkan dampak dari pada banjir ini ke pemerintah kabupaten PALI dinas sosial dinas kesetan dan dinas ketahan pangan agar pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak. “Saya sudah berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten agar segera mengirimkan bantuan, baik dalam bentuk sembako maupun obat-obatan, untuk membantu meringankan beban warga,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmennya sebagai kepala Desa Tanah Abang Selatan untuk terus memperhatikan kondisi warga yang tengah menghadapi bencana ini. “Saya selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dan akan terus berupaya agar bantuan bisa cepat sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu kami pemerintah desa. Beserta jajaran BPD LPMD Dan LINMAS Terus ngadakan pendataan dan pengamanan dan terus berkoordinasi dengan, pemerintah kabupaten dan juga bersama tim tanggap darurat terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Masyarakat diimbau tetap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga saat ini, kondisi cuaca masih berpotensi hujan lebat, sehingga warga diminta tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan diri serta keluarga. Pemerintah daerah juga berencana untuk mencari solusi jangka panjang guna mencegah banjir serupa terulang di masa mendatang.Red/Targetonline/Hairul













Leave a Reply