Atap Parkiran RS Pratama Tanah Abang Roboh Diterjang Angin Kencang, Warga Soroti Kualitas Bangunan

PALI, Targetonline.id – 20 Juni 2025 – Atap parkiran Rumah Sakit Pratama Tanah Abang, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), roboh akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut sekitar pukul 17.55 WIB, Jumat (20/6/2025), menjelang waktu magrib.

Bangunan semi permanen tersebut ambruk dalam hitungan detik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan roda dua dan empat yang tertimpa saat kejadian. Meski tidak menimbulkan kerugian besar, insiden ini memunculkan sorotan terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di lingkungan rumah sakit.

“Saat itu angin sangat kencang, tiba-tiba saja atap parkiran langsung roboh total. Untungnya tidak ada kendaraan yang tertimpa,” ujar Wak Brek, salah satu petugas keamanan RS Pratama, saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian.

Ia menduga penyebab utama robohnya bangunan tersebut adalah angin kencang dan pemasangan tiang penyangga yang tidak kokoh.

“Kalau saya lihat, tiangnya cuma di tanam di atas permukaan, tidak digali atau ditanam ke dalam tanah yang dalam Jadi waktu angin besar datang, langsung ambruk,” jelasnya.

Menurut keterangan beberapa petugas rumah sakit, atap parkiran itu dibangun sekitar bulan Maret 2024. Dengan usia bangunan yang belum genap dua tahun, kondisi konstruksi kini menjadi bahan pertanyaan publik.

Direktur RS Pratama, dr. Sindi, saat dihubungi via pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa pihaknya masih menelusuri penyebab kejadian.

“Menurut informasi dari staf yang sedang dinas saat kejadian, ini terkait faktor alam, Pak. Angin yang sangat kencang sekira pukul 18.15 WIB,” tulis dr. Sindi dalam pesan singkatnya.

Salah satu warga sekitar, Andi (45), turut menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Ini rumah sakit, tempat umum. Masa bangunan baru setahun udah ambruk? Kami harap ini jadi pelajaran. Jangan sampai kejadian lebih parah terjadi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor pelaksana proyek. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak rumah sakit segera melakukan audit teknis terhadap seluruh fasilitas bangunan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY