Sedupi Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah untuk Hadapi Perubahan Iklim

PALI, Sumsel Targetonline.id – Pemerintah Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar Pelatihan Penguatan Desa yang Adaptif terhadap Perubahan Iklim, Selasa (3/6/2025), di Kantor Desa Sedupi. Pelatihan ini fokus pada pengelolaan sampah, limbah padat, dan limbah cair sebagai upaya strategis desa menghadapi ancaman krisis iklim.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Tanah Abang, H. Darmawan, SH, yang mengapresiasi inisiatif Desa Sedupi dalam menjawab tantangan lingkungan hidup. “Ketika desa bergerak untuk menghadapi krisis iklim, itu adalah sinyal kuat bahwa pembangunan kita telah sadar lingkungan. Pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Sedupi Amran, Kabid Pemerintahan Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna (PM TTG) Dinas PMD PALI Alfidldlota Dama, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup PALI Lihan Umar, narasumber dari Provinsi Sumatera Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, serta peserta pelatihan.

Kepala Desa Sedupi Amran menyampaikan harapannya agar pelatihan ini membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Ilmu yang dibagikan hari ini tidak hanya penting secara teknis, tetapi juga menyentuh kesadaran kita untuk menjaga bumi, khususnya Desa Sedupi,” ujarnya.

Alfidldlota Dama dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemanfaatan dana desa untuk kegiatan lingkungan. “Kementerian Desa hari ini mengarahkan agar desa tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan sosial dan lingkungan. Kami mendukung penuh inovasi seperti bank sampah desa dan ekonomi sirkular,” katanya.

Sementara itu, Lihan Umar menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat. “Pemerintah bisa menyediakan sarana, tapi kalau masyarakat tidak memilah sampah dari rumah, maka sistem tidak berjalan,” ungkapnya.

Narasumber dari Provinsi Sumsel turut memaparkan teknologi tepat guna, seperti komposter rumah tangga, biopori, instalasi pengolahan air limbah, hingga aplikasi bank sampah digital.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan diharapkan peserta mampu menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan di desanya.(ED)Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY