Sepekan Api Belum Padam, Tim TGC dan PSC 119 Puskesmas Tempirai Cek Kesehatan Warga

PALI Targetonline.id – TGC (tim gerak cepat) dan PSC (public safety center) 119 dari Puskesmas Tempirai langsung turun ke lapangan untuk membantu warga Transmigrasi Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mengalami dampak kesehatan.

Kebakaran yang sudah sepekan belum juga padam tersebut menimbulkan kabut asap yang sangat pekat, akibatnya mulai berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Menanggapi hal tersebut Kepala Puskesmas Tempirai, dr. Ade Juliastri M.K.M melalui ketua Tim TGC dan PSC 119 Gusti Randa S.Kep Ners didampingi dr. Ghita Rahma Putri langsung mendatangi Transmigrasi Tempirai Selatan pada Jum’at 21 Agustus 2026.

Gusti menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk mengecek kesehatan warga yang terdampak kebakaran baik anak-anak, dewasan hingga lansia.

“Fokus kami mengecek kesehatan warga, seperti melakukan cek tensi, cek saturasi oksigen dan pemeriksakan ISPA. Ada juga obat- obatan dibagikan ke warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Gusti Randa yang juga sebagai ketua persatuan perawat nasional indonesia (PPNI) Penukal Utara juga memberikan menghimbau kepada warga agar tetap menjaga kesehatan ketika aktivitas diluar rumah.

“Kami juga membagikan masker dan roti balita ke warga sembari memberikan edukasi pentingnya pada saat ini memakai masker saat lagi di luar rumah karena lagi banyak kabut asap yang mengancam kesehatan,” himbaunya.

“Perbanyak minum air putih dan segera datang ke puskesmas jika mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata. Jangan tunda untuk berobat, kami buka 24 jam selalu siap menangani,” tegas Gusti

Tidak hanya itu, Gusti juga menjelaskan bahwa tim TGC dan PSC 119 pukesmas juga mendatangi langsung ke tempat kebakaran lahan di wilayah perkebunan warga Tempirai selatan.

“Semalam ada juga kebakaran lahan di perkebunan warga yang tidak jauh dari lahan Transmigrasi dan sampai sekarang belum juga padam, jadi kami tim juga meninjau ke tempat tersebut,” tambahnya

“Ada beberapa warga yang lagi berjaga dan memadamkan api merasakan sesak napas jadi kami langsung melakukan pertolongan pertama dengan pengobatan darurat di dalam ambulans,” tutup Gusti

Untuk diketahui kebakaran lahan transmigrasi Tempirai Selatan tersebut kurang lebih sudah berjalan selama satu minggu. Kebakaran yang memakan lahan gambut itu juga sudah menghabiskan sekitar kurang lebih 5 hektar lahan, termasuk lahan pekarangan warga Transmigrasi dan untuk kebakaran dilahan perkebunan warga sudah lebih dari 2 hektar yang sudah terbakar. (Aang)Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY