
PALI Targetonline.id — Pemerintah Kecamatan Tanah Abang menggelar aksi donasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, Rabu (10/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kegiatan kemanusiaan yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima Tanah Abang itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Bank Sumsel Babel, Kapolsek, Babinsa, pelajar SD hingga SMA beserta dewan guru, Karang Taruna, ASN dan PPPK kecamatan, hingga karyawan Bank Sumsel Babel.

Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Abang, Sri Utari Dadang, AMKP, turut hadir dan berjalan bersama peserta aksi menggalang donasi di sepanjang jalan utama Tanah Abang. Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari gerakan PKK dan menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat.

“Kami dari TP PKK merasa terpanggil untuk ikut turun langsung. Ini bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara di wilayah yang tertimpa bencana,” ujar Sri Utari saat ditemui di lokasi.

Aksi penggalangan dana dilakukan dengan cara mendatangi warga dan para pedagang di sekitar Simpang Lima serta sepanjang deretan warung di jalur utama. Masyarakat merespons ajakan itu dengan antusias. Banyak warga yang spontan memberikan donasi, meski dalam jumlah sederhana.

Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, SH., M.Si, mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi seluruh unsur kecamatan. “Kami bergerak bersama—pemerintah kecamatan, TP PKK, sekolah-sekolah, Kapolsek, Babinsa, Karang Taruna, dan Bank Sumsel Babel. Ini murni aksi kemanusiaan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Dadang menyebut bencana yang terjadi di Sumatera telah menggugah empati banyak pihak. Karena itu, pihaknya memastikan penggalangan dana dilakukan secara terbuka. “Walaupun jarak jauh, rasa empati tidak boleh hilang. Sedikit bantuan dari masyarakat Tanah Abang sangat berarti bagi korban bencana,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp7.814.000. Dana tersebut langsung diserahkan kepada Kepala Cabang Bank Sumsel Babel untuk disalurkan melalui rekening resmi bantuan bencana, guna menjaga akurasi penyaluran serta transparansi.
Seorang pedagang yang ikut berdonasi mengaku senang bisa terlibat. “Kalau untuk bantu orang yang kena musibah, kami siap,” ujarnya singkat.
Aksi ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat Tanah Abang tetap kuat dan hidup, bahkan dari sebuah simpang kecil yang menjadi pusat harapan bersama.













Leave a Reply