Camat Tanah Abang Imbau Warga Pesisir Lematang Waspada Hadapi Musim Hujan

PALI Targetonline.id — Memasuki musim hujan, Pemerintah Kabupaten PALI melalui Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, SH., M.Si, mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir Sungai Lematang serta wilayah rawan longsor. Imbauan tersebut disampaikan pada Jumat, 12 Desember 2025, menyusul meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di beberapa titik wilayah Kabupaten PALI.

Camat Tanah Abang menegaskan bahwa intensitas hujan yang semakin tinggi dalam beberapa pekan terakhir dapat memicu banjir bandang maupun pergerakan tanah, terutama di daerah yang memiliki kontur tebing curam dan berada di sepanjang bantaran sungai. “Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir Sungai Lematang dan daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat sekarang sudah memasuki musim hujan dan telah terjadi banyak peristiwa banjir serta longsor di sejumlah wilayah, kami minta masyarakat lebih berhati-hati,” ujar Dadang Afriandy.

Ia menyampaikan, pemerintah kecamatan bersama unsur Forkopimcam telah meningkatkan koordinasi untuk memantau kondisi lapangan, termasuk potensi kenaikan debit air Sungai Lematang. Pemerintah desa di wilayah Tanah Abang juga diminta aktif memberikan laporan situasi jika terjadi tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, pohon tumbang, atau luapan sungai.

Selain itu, Dadang menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah darurat untuk memastikan keselamatan warga apabila terjadi bencana. Posko kesiapsiagaan dipersiapkan dengan melibatkan BPBD Kabupaten PALI, relawan desa tanggap bencana, hingga aparat TNI-Polri yang berada di wilayah Tanah Abang. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan seluruh perangkat di kecamatan. Bila masyarakat melihat indikasi longsor atau kenaikan debit air sungai, segera laporkan dan jangan menunggu situasi memburuk,” katanya.

Ia juga meminta warga untuk menyelamatkan dokumen penting, menghindari aktivitas di tepian sungai saat hujan deras, serta mengevakuasi diri lebih awal jika kondisi dianggap cukup berbahaya. Pemerintah kecamatan akan terus melakukan pemantauan cuaca harian melalui laporan BMKG dan meneruskan informasi tersebut kepada perangkat desa serta masyarakat.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, Dadang berharap seluruh masyarakat Tanah Abang dapat saling membantu dan menjaga keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan sekitar. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami harap semua pihak tetap tenang, tetap waspada, dan mengikuti arahan pemerintah,” tutupnya.

Red/Targetonline /Hairul


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY