Camat Tanah Abang Tegur Pihak SMAN 1 Tanah Abang Terkait Siswa Lompat Pagar Masuk Pekarangan Rumah Dinas

PALI Targetonline.id – Diduga lemahnya pengawasan dan penerapan disiplin di lingkungan sekolah, sejumlah siswa SMAN 1 Tanah Abang kedapatan melompat pagar hingga masuk ke pekarangan rumah dinas Camat Tanah Abang, Rabu (7/10/2025). Peristiwa itu langsung mendapat perhatian serius dari Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, SH., M.Si, yang mendatangi pihak sekolah untuk menyampaikan teguran sekaligus kecaman.

Insiden bermula ketika Dadang Afriandy sedang makan siang di dapur rumah dinas yang letaknya tepat di belakang gedung sekolah, hanya dipisahkan tembok pagar. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh beberapa siswa yang melompat pagar dan masuk ke pekarangan rumah dinas. “Saya terkejut, makanan saya sampai tidak jadi dimakan karena anak-anak itu tiba-tiba loncat pagar. Begitu saya teriak, mereka langsung kabur,” ungkap Dadang.

Peristiwa ini dibenarkan oleh istrinya, Sri Utami Dadang, AMKP. Menurutnya, aksi serupa sudah beberapa kali terjadi namun baru kali ini diketahui langsung oleh suaminya. “Itu memang sering ada anak-anak sekolah loncat pagar, tapi tidak pernah ketahuan bapak sebelumnya,” ujarnya.

Tidak ingin masalah ini berlarut, Dadang segera mendatangi pihak sekolah untuk meminta klarifikasi. Ia menegaskan agar sekolah segera mengidentifikasi siswa yang terlibat, meminta mereka mengakui perbuatannya, serta menyampaikan permintaan maaf secara langsung. “Ini jelas pelanggaran, siswa masuk ke pekarangan tanpa izin. Kami minta pihak sekolah segera menindaklanjuti, kumpulkan siswa yang bersangkutan, dan lakukan pembinaan supaya hal seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Wakil Kepala SMAN 1 Tanah Abang menyampaikan permintaan maaf atas tindakan siswanya. Ia berjanji pihak sekolah akan segera menindak tegas dan memanggil siswa yang melompat pagar tersebut. “Kami minta maaf kepada Bapak Camat. Kami akan segera mengumpulkan siswa yang terlibat dan memberikan sanksi sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, pengelola kantin sekolah yang kebetulan berada di dekat pagar turut membenarkan adanya siswa yang melompat pagar. “Memang ada siswa loncat pagar, tapi saya tidak tahu namanya. Kalau wajahnya saya kenal,” ujarnya.

Setelah berdialog dengan pihak sekolah, Dadang bersama sejumlah guru langsung mengecek lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih melakukan pendataan dan belum ada kejelasan terkait langkah konkret penyelesaian atau klarifikasi resmi kepada pihak kecamatan.
Liputan:Red/Targetonline/Hairul


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY