PALI Targetonline.id — Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam sepekan terakhir mengakibatkan pergerakan tanah di sejumlah titik rawan. Salah satu lokasi terdampak terjadi di Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, pada Selasa malam (9/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Dampak paling parah dirasakan keluarga Luluk, staf Kelurahan Talang Ubi Barat, yang tinggal di RT 01/RW 04 Bukit Tudung. Separuh bagian rumahnya ambruk setelah tanah di bagian belakang bangunan mengalami longsor. Berdasarkan pantauan di lapangan, bagian rumah yang amblas meliputi ruang tamu dan kamar mandi, sementara beberapa dinding mengalami retak akibat pergeseran tanah.
Plt Lurah Talang Ubi Timur, Ritawati Anwar—yang akrab disapa Misz Rita—mengungkapkan bahwa pihak kelurahan langsung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan warga. “Kita cepat mendatangi lokasi bersama BPBD untuk cepat melakukan evakuasi,” kata Misz Rita.
Ia menjelaskan bahwa dari keterangan pemilik rumah dan saksi lainnya, gejala pergerakan tanah sebenarnya sudah dirasakan sejak sehari sebelumnya. “Tadi menurut pemilik rumah kejadian sekitar jam 7 malam. Namun pemilik rumah sudah khawatir dari pagi tadi, karena semalam mereka tidur itu sudah mendengar bunyi tanah bergeser,” jelasnya.
Misz Rita menambahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas PU PALI untuk penanganan lanjutan, terutama guna mengantisipasi longsor susulan. Kondisi curah hujan yang masih tinggi membuat wilayah Bukit Tudung berada dalam status kewaspadaan.
“Kejadian ini sudah kami laporkan ke Dinas PU agar secepatnya bisa ditangani. Untuk masyarakat Talang Ubi Barat kami menghimbau untuk waspada terutama yang lingkungannya rawan longsor dan banjir,” tegasnya.
Saat ini, BPBD dan pihak kelurahan masih melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi mengalami pergerakan tanah. Warga sekitar diminta mengungsi sementara apabila terlihat tanda-tanda tanah retak atau terdengar suara pergeseran tanah guna menghindari korban jiwa. Pemerintah Kelurahan juga menyiapkan langkah koordinasi lanjutan untuk membantu pemilik rumah yang terdampak.
Red/TO/Hairul













Leave a Reply