PALI Targetonline.id — Pemerintah Kecamatan Tanah Abang melalui Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, SH., M.Si., membuka secara langsung kegiatan Pelatihan Produk Unggulan Desa berupa membatik yang digelar Pemerintah Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (19/12/2025). Kegiatan yang didanai dari Tahun Anggaran 2025 ini dilaksanakan di Rumah Berasan Desa Raja sebagai upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Pelatihan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Abang Sri Utari Dadang, AMKP, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tanah Abang Fifih Husna, Ketua TP PKK Desa Raja beserta anggota, perwakilan Dekranasda Kabupaten PALI Uci Suprapti, Dinas PMD Kabupaten PALI yang diwakili Denmar Aksi Bidang PSN, Tenaga Ahli Kabupaten PALI Dede Fatimah, SP., M.Si., Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat Desa Raja.
Dalam sambutannya, Camat Tanah Abang Dadang Afriandy menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Desa Raja dalam mengembangkan batik sebagai produk unggulan desa. Ia menilai batik Desa Raja memiliki ciri khas dan potensi pasar yang menjanjikan.
“Program satu desa satu produk harus benar-benar dimanfaatkan. Batik Desa Raja ini sudah punya identitas dan kualitas yang baik. Pemerintah Kecamatan Tanah Abang siap mendukung dengan menggunakan dan mempromosikan produk lokal,” ujar Dadang.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Dadang Afriandy secara langsung memesan hasil kerajinan batik Desa Raja untuk kebutuhan Pemerintah Kecamatan Tanah Abang.
“Kami dari pemerintah kecamatan akan memesan batik Desa Raja untuk kegiatan dan kebutuhan resmi. Ini sekaligus bentuk dukungan agar produk ini terus berkembang dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Raja Aswin Markosuma menjelaskan bahwa pengembangan batik telah dirintis sejak 2016 dan terus ditingkatkan melalui berbagai pelatihan.
“Sejak 2016 kami sudah belajar membatik hingga ke Jambi, Cirebon, dan Yogyakarta. Batik kami pilih sebagai produk unggulan Desa Raja dalam program satu desa satu produk,” kata Aswin.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa Raja turut memesan batik hasil pelatihan untuk seluruh perangkat desa.
“Kami akan menggunakan batik Desa Raja sebagai seragam perangkat desa. Harapannya, ini menjadi motivasi bagi masyarakat agar terus meningkatkan kualitas produksi,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Desa Raja berharap keterampilan masyarakat semakin meningkat, sekaligus memperkuat batik sebagai identitas dan sumber ekonomi baru bagi warga Desa Raja di Kabupaten PALI.Red/Targetonline/Hairul













Leave a Reply