Tanah Longsor Terjadi di Desa Modong, Babinsa Lakukan Monitoring dan Koordinasi Penanganan

PALI Targetonline.id — Tanah longsor terjadi di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Jumat (19/12/2025) sore. Peristiwa longsor yang terjadi di tebing Sungai Lematang tersebut langsung dimonitor oleh Babinsa Desa Modong Koramil 404-03/Pendopo guna memastikan kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan.

Monitoring dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB setelah adanya laporan dari warga setempat. Dalam kejadian tersebut, satu rumah warga dilaporkan terdampak, meski tidak mengalami kerusakan fisik dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Rumah yang terdampak diketahui milik Ibnu Komi (58), seorang petani yang tinggal di Dusun IV, Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang. Longsor terjadi tepat di depan rumahnya, pada tebing Sungai Lematang yang mengalami pergerakan tanah akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Ibnu Komi menjelaskan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba. “Tanah longsor di depan rumah saya terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan rumah belum mengalami kerusakan, namun kami khawatir jika terjadi longsor susulan,” ujarnya.

Babinsa Desa Modong segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten PALI, Pemerintah Kecamatan Tanah Abang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI untuk langkah penanganan dan antisipasi lanjutan. Selain itu, Babinsa juga melakukan dokumentasi kondisi di lokasi serta terus melakukan pemantauan secara berkala.

Danramil 404-03/Pendopo melalui Babinsa Desa Modong memberikan imbauan kepada warga yang terdampak agar tetap waspada. “Kami mengimbau masyarakat yang rumahnya berada di area rawan longsor untuk tidak menempati bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan aparat setempat. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan,” tambahnya.

Kegiatan monitoring tanah longsor tersebut selesai dilaksanakan sekitar pukul 17.00 WIB dengan situasi dilaporkan aman dan terkendali. Aparat gabungan tetap bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan di wilayah tersebut.

Red/Targetonline/Hairul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG COPY