PALI Targetonline.id – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Rapat Koordinasi Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kabupaten PALI, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, sinergi, dan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Rapat koordinasi dihadiri Bupati PALI Asgianto, ST, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BPBD, perusahaan, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta insan pers. Kapolres PALI diwakili Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basyarudin, SH, sementara Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH turut hadir bersama para Kapolsek jajaran.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda dibahas mulai dari kondisi cuaca dan potensi Karhutla tahun 2026, kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran, strategi pencegahan dan penegakan hukum, hingga kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana pendukung. Seluruh peserta juga menyampaikan komitmen bersama untuk mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan titik rawan kebakaran.
Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK. melalui Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, SH.,menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten PALI.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, perusahaan, dan instansi terkait untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir sejak dini,” ujar AKP Asri Basyarudin.
Ia juga menekankan bahwa Polres PALI siap mendukung langkah-langkah preventif maupun penanganan cepat apabila ditemukan titik api di lapangan.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan bahwa keterlibatan seluruh unsur di tingkat kecamatan hingga desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pencegahan Karhutla.
“Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami akan terus mendukung upaya patroli, sosialisasi, serta deteksi dini agar wilayah Kabupaten PALI tetap aman dan terhindar dari bencana Karhutla,” tegas AKP Ardiansyah.
Kegiatan rapat koordinasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui forum tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat kerja sama berkelanjutan guna mewujudkan Kabupaten PALI yang tangguh dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2026.
Red/Targetonline/Hairul













Leave a Reply